Seminar “Menulislah agar Kamu Abadi” sukses digelar di STMIK “AMIKBANDUNG” – STMIK AMIKBANDUNG

Seminar “Menulislah agar Kamu Abadi” sukses digelar di STMIK “AMIKBANDUNG”

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Dalam rangka perayaan Dies Natalis STMIK “AMIKBANDUNG” ke – 37, Sabtu 14 Maret 2020 mengadakan Seminar dari penulis buku asal Bandung yaitu Syahid Muhammad atau yang biasa di kenal dengan sebutan Iid, dimana beliau sudah menuliskan beberapa karya bukunya yang berjudul Kala, paradigma, Egosentris, Amor Fati, saddha, dan judul buku terbarunya yaitu Kamu Gak Sendiri. Seminar ini bertemakan “Menulislah Agar Kamu Abadi”, di seminar ini berisikan bagaimana tahapan menjadi seorang penulis yang baik, mengajarkan agar terus menulis, bersabar jangan pernah mendengarkan orang lain, jangan pernah putus asa dan haruslah percaya pada diri sendiri. Dalam Seminar ini moderatornya adalah Ibu Haria Saputri, M.I.KOM yang juga merupakan penangung jawab dari acara seminar. Seminar ini selain di ikuti oleh mahasiswa STMIK “AMIKBAANDUNG” juga ada beberapa universitas yang mengikuti acara seminar ini yaitu, dari universitas UIN Sunan Gunung Jati, ikopin, ITB, dan masih banyak lagi, selain universitas di kota Bandung ada juga perwakilan dari SMK/ SMA/MA di kota bandung yang menikuti seminar ini. Acara ini berlangsung di aula kampus STMIK “AMIKBANDUNG” , dengan respon semua peserta yang sangat antusias yang dapat di liha banyaknya mahasiswa yang bertanya kepada narasumber nya yaitu Iid


More to explorer

Surat Edaran Tanggap Darurat Covid-19

Kepada seluruh sivitas akademika STMIK “AMIKBANDUNG” melihat kondisi terkini penyebaran wabah Covid-19, maka seluruh aktivitas perkuliahan tetap berlangsung secara online selama 30 Maret hingga 11 April 2020. Bisa dilihat dibawah ini surat edaran terkait tanggap darurat corona :

Akses E-Book Gratis disini, #Tetapdirumah

Dengan adanya wabah corona yang melanda Indonesia, aktivitas dunia pendidikan di luar rumah dihentikan sementara sesuai dengan himbauan pemerintah Indonesia. Namun walaupun adanya himbauan tersebut, semangat belajar tentunya tidak boleh dihentikan karena proses belajar mengajar kini dapat dilakukan secara daring