SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER
(STMIK) “AMIKBANDUNG”

Kampus: Jl. Jakarta No. 28 Bandung 40272 Telepon / Faks 022-727.1136
Www.stmik-amikbandung.ac.id | Info@stmik-amikbandung.ac.id

Sejarah Singkat

• Pada tahun 1983, tanggal 12 Februari, berdiri Akademi Komputer Bandung (AKB); Pada tanggal 1 Mei 1986, berubah menjadi Akademi Manajemen Informasi & Komputer Bandung, disingkat “AMIKBANDUNG”; Pada tanggal 1 September 2000, berganti menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer  “AMIKBANDUNG”, disingkat STMIK “AMIKBANDUNG”.

• Yayasan Pendiri adalah Yayasan Widya Cakra Pinayungan (YWCP). Pada bulan November 2018 sedang menjalani proses alih kelola kepada Yayasan Cipta Madinah Nusantara (YCMN).

Visi :

Menjadi perguruan tinggi terdepan untuk pengembangan dan penyebarluasan teknologi tinggi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi untuk pertahanan.

Misi :

Dalam mencapai visi tersebut, STMIK “AMIKBANDUNG” menentukan misi perguruan tinggi sebagai penjabaran lebih lanjut visi sesuai kelompok bidang keilmuan berupa upaya:

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang memberikan keahlian teknologi tinggi dan keahlian penunjang (soft skill) kepada mahasiswa.
  2. Mengembangkan penelitian teknologi tinggi yang berfokus pada usaha pengembangan teknologi pertahanan dalam negeri.
  3. Meningkatkan daya juang masyarakat melalui penerapan prinsip-prinsip teknologi tinggi dalam memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat.

STMIK AMIKBANDUNG a DIGITAL UNIVERSITY

STMIK AMIKBANDUNG

Tujuan

Menghasilkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan teknologi pertahanan.

Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki disiplin, ketelitian, dan etos kerja yang sesuai dengan lingkungan dan budaya yang dibutuhkan oleh industri pertahanan.

Menghasilkan produk teknologi tinggi yang sesuai dengan kebutuhan industri pertahanan dalam negeri.

Untuk dapat memenuhi visi yang ditetapkan, standar kualitas lulusan harus ditambahkan dengan kompetensi khusus yang mendukung teknologi pertahanan. Penambahan kompetensi khusus untuk tiap program studi sebagai berikut:

  1. Program studi S1 Informatika: Surveillance system, Pemrosesan Citra.
  2. Program studi S1 Sistem Informasi: Sistem Navigasi, GIS, Data Visualization,  Sistem Informasi Kesehatan.
  3. Program studi D3 Manajemen Informasi: Rekam Medis, Audit Keamanan Sistem Informasi.
  4. Program studi D3 Teknik Informatika: Teknologi Simulasi, Pemrosesan Citra.
  5. Program studi D3 Teknik Komputer: RADAR & Sonar, Security Testing (Penetration Testing), Mobile Ad Hoc Network (MANET).

Sasaran :

Untuk mencapai target kompetensi dan pencapaian nilai, diterapkan empat kegiatan pembelajaran sebagai berikut.

  1. Perkuliahan. Kegiatan ini merupakan kegiatan pembelajaran di kelas secara tatap muka dan daring oleh dosen kepada mahasiswa. Materi diberikan sesuai dengan mata kuliah yang sedang dibuka pada tiap semester. Struktur kurikulum menentukan mata kuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa.
  2. Project-based learning. Kegiatan ini merupakan kegiatan subsider perkuliahan. Mahasiswa menjalankan pekerjaan kecil dalam waktu singkat dari daftar pekerjaan yang diberikan oleh perguruan tinggi. Pekerjaan dapat berasal dari rekanan perguruan tinggi atau pekerjaan yang berasal dari dalam perguruan tinggi (seperti bagian dari penelitian dosen atau pengembangan sistem informasi internal). Nilai yang diperoleh dari kegiatan ini dapat digunakan untuk mengganti/menambah nilai SKS, untuk mata kuliah yang memiliki kompetensi yang sama dengan pekerjaan, yang harus diambil oleh mahasiswa. Karena merupakan pekerjaan sesungguhnya, nilai dari kegiatan ini juga merepresentasikan soft skill mahasiswa dalam bidang etika dan kerja sama, sehingga dapat menambah SKA mahasiswa tersebut.
  3. Kegiatan Prestasi & Pengembangan Diri. Kegiatan ini mewakili kegiatan mahasiswa yang mengikuti kegiatan di luar perguruan tinggi, seperti perlombaan yang mewakili nama perguruan tinggi atau kegiatan seminar yang dapat meningkatkan kualitas diri mahasiswa. Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ini harus disetujui oleh perguruan tinggi dan SKA yang diperoleh ditetapkan oleh perguruan tinggi.
  4. Kegiatan Organisasi. SKA diperoleh dari keikutsertaan aktif mahasiswa dalam suatu organisasi (dapat didiskusikan lebih lanjut apakah organisasi eksternal dapat diperhitungkan). Perlu diperhatikan bahwa SKA diberikan per kegiatan organisasi, yang bukan kegiatan umum (misalkan kaderisasi atau rapat). SKA dapat juga diberikan bila mahasiswa yang bersangkutan aktif sebagai pengurus organisasi untuk satu masa jabatan.

Tata Nilai : Budaya STMIK “AMIKBANDUNG”

Budaya STMIK “AMIKBANDUNG” memuat nilai atau norma yang dijadikan pedoman oleh seluruh karyawan dan pimpinan di STMIK “AMIKBANDUNG” dalam pelaksanaan operasional kerja sehari-hari yang meliputi:

1.Keterbukaan

Setiap Pengambilan Keputusan didasari pertimbangan yang transparan objektif dan data yang up to date. Dalam   melakukan aktivitas hubungan dengan pihak atau bagian lain tidak mempunyai maksud dan tujuan lain yang bertentangan dengan kepentingan STMIK “AMIKBANDUNG”.

2. Kemandirian

Dalam pengelolaan STMIK “AMIKBANDUNG” ada pemisahan yang tegas antara tugas pokok dan fungsi Yayasan dengan Pengelola.

3. Ketepatan dan Ketelitian

Laporan kepada stakeholder dilaksanakan secara akurat dan tepat waktu.

4. Kerjasama

Menciptakan dan/atau memelihara iklim dimana semua karyawan dapat berpartisipasi atau berkontribusi positif, menumbuhkembangkan ide, kreativitas dan gagasan serta mampu melihat sisi positif dan manfaat dari setiap ide/ gagasan/ kritik permasalahan yang disampaikan secara obyektif dan memberikan solusinya.

5. Kejujuran

Meyakini bahwa yang dikerjakan dan dilakukan ada yang melihat dan mengawasi yaitu Tuhan Yang Maha Esa dan setiap kegiatan yang dilakukan dapat memiliki nilai ibadah, sehingga kejujuran, ketulusan, integritas, sikap dan perilaku baik serta menjadi panutan bagi rekan kerja dan lingkungannya.

6. Tanggung Jawab

Selalu berupaya meningkatkan kompetensi yang bertujuan agar seluruh tugas dapat dilaksanakan dengan lancar, baik dan benar. Menjalankan tugas dan kewajiban berpedoman pada standar mutu yang disepakati dan ditetapkan, tidak pernah puas dengan hasil yang dicapai dan selalu berupaya melakukan perbaikan  serta meningkatkan hasil. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas dan fungsinya masing-masing serta memanfaatkan sumber daya yang dipercayakan atau dikuasai secara efektif dan efisien.

7. Disiplin

Melaksanakan tugas dan fungsinya berpedoman pada peraturan, kebijakan dan komitmen yang disepakati bersama.